![]() |
USULAN
PROGAM KREATIFITAS MAHASISWA
MENINGKATKAN
PRODUKTIFITAS USAHA PEMBENIHAN IKAN LELE DUMBO DENGAN
PEMBUATAN PAKAN CAKE KERANG HIJAU
BIDANG PENELITIAN :
PKM PENELITIAN
Diusulkan
oleh :
Heryawan
Achmad Ardiansyah ( 11122010 ) Angkatan 2011
Khudhori
(
11122007 ) Angkatan 2011
Sri
Lestari (
12122011 ) Angkatan 2012
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
GRESIK
2013
PENGESAHAN USULAN PKM – PENELITIAN
1. Judul Kegiatan : Meningkatkan Produktifitas Usaha
Pembenihan
Ikan Lele Dumbo (Clarisas gariepinus) Dengan
Pembuatan Pakan Cake Kerang Hijau
2. Bidang Kegiatan :
PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap :
Heryawan Achmad Ardiansyah
b. NIM :
11122010
c. Jurusan :
Budidaya Perikanan
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Muhammadiyah Gresik
e. Alamat Rumah dan No.Telp : Jalan. KH. Syafi’I 04 Dahanrejo lor
Rt. 02 Rw. 02 Kebomas gresik / 085733232359
f. Alamat email :
heryawan354@yahoo.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 2 Orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama :
Farikhah, S.Pi, M.Si
b. NIDN : 0714077901
c. Alamat Rumah dan
No.Telp : Jalan kutilang V No. 21 GKA
Gresik
dan 081553166383
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti :
Rp 12.480.000
b. Sumber Lain :
Rp -
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan
Gresik, 01
November
2013
Menyetujui
Ka. Prodi
Budidaya Perikanan Ketua
Pelaksana Kegiatan
Farikhah, S.Pi,
M.Si Heyawan
Achmad Ardiansyah
NIDN. 0714077901 Nim.
11122010
Wakil Rektor III Dosen
Pembimbing
Harunnur Rosyid, S.T, M.Kom Farikhah,
S.Pi, M.Si
NIDN. 0716047601 NIDN.
0714077901
DAFTAR ISI
HALAMAN
SAMPUL.................................................................................... i
PENGESAHAN............................................................................................... ii
DAFTAR ISI.................................................................................................... iii
DAFTAR TABEL........................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR....................................................................................... iv
RINGKASAN.................................................................................................. v
BAB
1. PENDAHULUAN.............................................................................. 1
1.1 Latar belakang............................................................................ 1
1.2 Tujuan......................................................................................... 2
1.3 Manfaat...................................................................................... 2
1.4 Luaran yang diharapkan............................................................. 2
1.5 Kegunaan................................................................................... 2
BAB
2. TINJAUAN
PUSTAKA.................................................................... 2
2.1 Ikan lele dumbo.......................................................................... 2
2.2 Kerang hijau............................................................................... 3
BAB
3. METODE PENELITIAN.................................................................. 4
3.1 Tempat
pelaksanaan penelitian................................................... 4
3.2 Bahan dan alat penelitian........................................................... 4
3.3 Metode penelitian....................................................................... 5
3.4 Tahap-tahap penelitian............................................................... 5
3.4.1, Tahap
persiapan............................................................... 5
3.4.2
Pelaksanaan pemeliharaan larva...................................... 7
3.4.3
Evaluasi.......................................................................... 7
BAB
4.
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN............................................. 8
4.1 Anggaran biaya......................................................................... 8
4.2 Jadwal kegiatan......................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
DAFTAR
TABEL
Tabel 1. Bahan-bahan penyusun pakan cake kerang
hijau per 100 gram........... 5
Tabel 2. Anggaran biaya..................................................................................... 8
Tabel
3. Anggaran total...................................................................................... 9
Tabel 3. Jadwal kegiatan.................................................................................... 10
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. (a) benih ikan lele
dumbo, (b) indukan
ikan lele dumbo.................. 2
Gambar 2. Kerang hijau..................................................................................... 4
Gambar 3. Rancangan Acak Lengkap................................................................ 5
RINGKASAN
Pembenihan ikan
merupakan suatu usaha pelestarian ikan
untuk
mengupayakan agar dari satu induk ikan bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan
benih ikan. Peluang usaha pembenihan, khususnya pembenihan ikan
lele dumbo (Clarias gariepinus)
saat ini cukup menjanjikan, dikarenakan
banyaknya permintaan pasar. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh para pembenih
ikan lele dumbo berdasarkan observasi adalah ketersediaan pakan alami dan
manajemennya. Selama ini pakan utama untuk larva ikan lele dumbo adalah cacing
sutra (Tubifex sp) dan kutu air (Daphnia sp). Ketersediaan dua jenis
pakan tersebut masih tergantung pada alam, sedangkan
pembudidayaannya belum dapat diintensifkan. Kuning telur rebus dapat dijadikan alternatif pakan bagi larva ketika pakan
alami tidak tersedia. Namun kelemahannya dapat mempercepat penurunan kualitas
air. Untuk mengatasi permasalahan di atas maka perlu
dicari solusi pakan alternatif yang tepat, diantaranya adalah dengan cake kerang hijau (Perna viridis).
PKM-P ini bertujuan untuk menemukan formulasi yang tepat dalam pembuatan cake kerang hijau sebagai pakan alternative larva ikan lele dumbo
dan menganalisis pertumbuhan larva ikan lele dumbo
terhadap pakan cake kerang hijau. Gambaran tentang kegiatan (metode pelaksanaan) PKM-P ini adalah mengumpulkan semua data kebutuhan benih
ikan lele dumbo dan data kandungan protein pada kerang hijau, merancang
tahapan-tahapan penelitian, melakukan pembuatan cake kerang hijau, melakukan uji proksimat cake kerang hijau, melakukan pengujian pakan
cake kerang hijau serta monitoring
pertumbuhan benih ikan lele dumbo, mengevaluasi
tahap-tahap menjalankan program dikti.
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Ikan
Lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan
komoditas budidaya air tawar yang sangat digemari masyarakat yang diolah
menjadi berbagai masakan. Berdasarkan
data dari Kasubdit Informasi dan Distribusi
– Direktorat Perbenihan, target capaian produksi lele dumbo pada tahun 2011 adalah sejumlah 366 ton
sedangkan realisasi pencapaiannya hanya sebesar 341 ton itu dikarenakan
kurangnya ketersediaan benih (Mawardi, 2012).
Tantangan terbesar yang dihadapi oleh para pembenih
ikan lele dumbo berdasarkan observasi adalah ketersediaan pakan alami dan
manajemennya. Pakan adalah komponen yang amat penting dari
teknologi budidaya ikan. Formulasi
pakan disusun dengan berpedoman pada kebutuhan nutrien dan energi ikan terkait
serta mutu bahan pakan (Rabegnatar et al., 1990).
Selama ini pakan utama untuk larva ikan lele dumbo
adalah cacing sutra (Tubifex sp) dan
kutu air (Daphnia sp). Ketersediaan
dua jenis pakan tersebut masih tergantung keadaan alam dan pembudidayaannya
belum dapat diintensifkan. Untuk mengganti kebutuhan pakan alami tersebut maka
perlu adanya pakan buatan yang berbentuk cake
yang
teksturnya lebih
komplek
untuk mengurangi risiko
menurunkan kualitas air yang berbahan
dasar kerang hijau (perna viridis).
Menurut Soumady & Asokan
(2011) kerang hijau
merupakan salah satu biota laut yang kaya akan kandungan gizi. Beberapa
kandungan gizi yang ada di dalam kerang antara lain besi (Fe), fosfor (P) , flour
(F), iodium (I), kalsium (Ca), kalium (K), seng (Zn), selenium (Se) dan lain –
lain. Kerang merupakan salah satu sumber protein hewani
yang tergolong protein lengkap, karena kadar asam amino essensialnya yang
tinggi (85% – 95%).
Dalam kesempatan
PKM kali ini akan mencoba untuk membuat cake
dari kerang hijau untuk benih ikan lele dumbo sebagai pengganti kutu air dan
cacing sutra.
1.2 Tujuan
Tujuan PKM-P ini adalah Menemukan formulasi yang tepat berupa cake kerang hijau sebagai pakan
alternatif yang praktis untuk larva ikan
lele dumbo. Melakukan uji biologis pakan alternatif cake kerang hijau terhadap pertumbuhan larva ikan lele dumbo.
1.3 Manfaat
Manfaat
PKM-P ini adalah Membantu pembudidaya ikan lele dumbo dengan menjamin persediaan pakan
alternatif bagi larva ikan lele dumbo. Dapat meningkatkan produktivitas usaha perbenihan
nasional dengan jaminan ketersediaan pakan alternatif yang tepat pengganti
pakan alami.
1.4 Luaran yang diharapkan
Luaran
yang diharapkan dari kegiatan ini adalah artikel ilmiah yang akan
dipublikasikan pada jurnal ilmiah skala nasional dan kedepan akan dilanjutkan
pada paten produk apabila terbukti cake
kerang hijau mampu mendukung produktivitas usaha pembenihan ikan lele dumbo.
1.5 Kegunaan
Bagi pembenih
ikan lele dumbo hasil penelitian dapat menurunkan biaya variabel dalam hal
pakan dan manajemen pakan alami. Bagi pendidikan menjadi bukti inovasi keilmuan
yang bisa bermanfaat secara nyata bagi pelaku usaha perikanan.
BAB
2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Ikan lele dumbo

a. b.
Gambar 1: (a) benih ikan lele dumbo umur 1,5
bulan
(b) indukan ikan lele dumbo umur 12
bulan
(sumber
: koleksi laboratorium UMG, 2013)
Ikan lele dumbo termasuk dalam golongan ikan yang bersifat omnívora tapi
lebih cenderung karnivora. Ikan lele dumbo kurang efektif dalam memanfaatkan
karbohidrat yang terlalu tinggi dalam pakannya sehingga ikan lele dumbo sulit
mencerna pakan yang mengandung serat kasar tersebut (Hadidi, 2002). Menurut
Agustina et al. (2010) ikan lele
membutuhkan 10-20% karbohidrat didalam pakannya. Oleh karena itu kandungan serat kasar yang tinggi kurang dimanfaatkan oleh
ikan lele yang bersifat omnivora
namun lebih tendensi
karnivora sehingga kurang
efektif mencerna polisakarida berbanding spesies ikan herbivora
(Agbabiaka et al., 2011). Hal ini diperkuat oleh hasil
penelitian Sutriana (2007) yang melaporkan bahwa tingginya persentase serat
kasar menyebabkan ikan sulit untuk mencerna makanan. Selanjutnya
Aryansyah et al. (2007)
menyatakan bahwa pada
umumnya ikan kurang
mampu memanfaatkan karbohidrat. Kecernaan suatu pakan tergantung pada
jenis ikan dan bahan penyusun pakan.
Proses perkawinan ikan lele dumbo ditandai
oleh bertemunya sel telur dengan sel sperma. Proses tersebut dapat terjadi
hanya jika ada interaksi yang saling mendukung antara faktor internal dengan
faktor eksternal. Faktor internal adalah
kesiapan ikan secara fisiologis, sedangkan faktor eskternal yaitu faktor
lingkungan.
Ikan
lele dumbo yang siap kawin ditandai dari ciri-ciri fisiknya, dan faktor
usia. Ciri fisik yang menonjol adalah
perut yang sangat buncit pada betina sedangkan jantan tampak sangat agresif
mengejar betina. Ikan mulai mencapai
kematangan seksual ketika berumur 1 tahun dengan panjang tubuh berkisar 150
hingga 750 mm. Pematangan gonad terjadi
pada musim hujan, dimana suhu perairan yang ideal di atas 220C.
2.2 Kerang hijau
Kerang
hijau (Perna viridis) merupakan biota
yang hidup pada wilayah litoral (pasang surut) dan sub litoral yang dangkal. Menurut
Setyobudiandi, (2000) Kerang hijau dapat tumbuh pada perairan teluk, estuari,
sekitar mangrove dan muara, dengan kondisi perairan yang memiliki subtrat pasir
berlumpur, dengan cahaya dan pegerakan yang cukup, serta kadar garam yang tidak
telalu tinggi.

Gambar 2: kerang
hijau
Kerang
hijau termasuk biota laut yang kaya protein. Menurut Soumady & Asokan
(2011) beberapa kandungan gizi yang ada di dalam kerang antara lain besi (Fe),
fosfor (P) , Flour (F),iodium (I), kalsium (Ca), Kalium (K), seng (Zn),
selenium (Se) dan lain – lain. Kerang merupakan salah satu sumber protein
hewani yang tergolong dalam protein
lengkap, karena kadar asam amino essensialnya yang tinggi (85% – 95%).
Kandungan protein pada kerang hijau hampir sekitar 25,5 gr per 100 gr. Protein
memiliki fungsi yang penting bagi tubuh sebagai pembentuk enzim, pembentukan
sel organ dan otot, pembentuk hormon, perbaikan sel yang rusak, pengatur
metabolisme, pembentuk sistem kekebalan tubuh dan beragam manfaat lain yang
meningkatkan kesehatan.
Kerang
hijau juga mengandung vitamin B12 yang tinggi sekitar 98.9 mcg/100 mg. Vitamin
B12 berfungsi untuk membantu pencernaan makanan, menjaga kesehatan sistem
syaraf dan pembentukan sel tulang. Kerang hijau mengandung Omega-3 (396 mg /100
g) dan omega-6 (32 mg /100 g).
BAB 3. METODE PENELITIAN
3.1 Tempat dan waktu penelitian
Penelitian akan dilaksanakan di Laboratorium Akuakultur
Fakultas Pertanian Progam Studi Budidaya Perikanan Universitas Muhammadiyah
Gresik selama 4 bulan.
3.2 Bahan dan alat penelitian
Bahan
yang diperlukan dalam penelitian ini adalah sepasang indukan ikan lele dumbo
umur 12 bulan, daging kerang hijau, bahan-bahan penyusun pakan alternatif
(tertera pada Tabel 1) cacing sutra, kuning telur rebus, hormone ovaprim,
@-methylquinoline. Peralatan yang digunakan yaitu : syiring, bak fiber ukuran
2X1, akuarium, filter, aerator, timbangan digital merk shimadzu dengan
ketelitian 0,1g, dan timbangan gantung merk salter bermuatan 25 kg.
Tabel 1. Bahan-bahan penyusun pakan cake kerang hijau per 100 gram
|
Nama
bahan
|
Keterangan
|
|
Daging
kerang hijau
|
90
%
|
|
Tepung
kanji
|
5%
|
|
Vitamin
premix
|
5%
|
3.3 Metode penelitian
Penelitian
menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan setiap perlakuan
diulang 3 kali perlakuan yaitu:
a.
Cake
kerang hijau dengan bahan dasar bagian mantel (90%) dengan tepung kanji sebagai
pengikat (5%) dan vitamin premix (5%).
b.
Cake kerang
hijau dengan bahan dasar bagian non
mantel (90%) dengan tepung kanji sebagai pengikat (5%) dan vitamin premix (5%).
c.
Cake
kerang hijau dengan dengan bahan dasar bagian seluruh bagian tubuh kerang hijau
(90%) dengan tepung kanji sebagai pengikat (5%) dan vitamin premix (5%).
d.
Pakan alami
berupa cacing sutra
e.
Pakan
telur rebus
Pakan
telur rebus
|
|
|
|||||||||
|
|
||||||||||
|
|
||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
Gambar 3. Rancangan acak lengkap
3.4 Tahap-tahap penelitian
Prosedur
penelitian terbagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.
3.4.1 Tahap persiapan terbagi menjadi 3, antara lain :
- Persiapan pemijahan
Sebelum ikan
lele dumbo dipijahkan, calon-calon induk ikan lele harus dipelihara dengan
baik, diberikan pakan yang cukup jumlahnya dan berkualitas baik. Kedua hal itu, sangat berkait dengan fekunditas
telur ikan betina. Jika kedua faktor
tersebut dapat dipenuhi, maka ikan lele betina mampu memijah yang mencapai
telur-telur sekitar 60.000/kg induk. Pemijahan induk dilakukan dalam bak fiber berukuran 2x1x0,5
meter sebanyak 1 unit. Penebaran induk dilakukan 3-5 hari setelah pengisian air
setinggi 20 cm. Induk ikan lele dumbo ditebar dengan perbandingan antara jantan
dan betina 1:1. Metode yang dipakai adalah semi alami yaitu dengan rangsangan
hormonal melalui penyuntikan hormone ovaprim.
Sarana pendukung yang harus
dipersiapkan untuk proses pemijahan yaitu kakaban sebagai substrat untuk
menempelnya telur, jaring induk ikan, jaring larva, akuarium-akuarium, dan sistem
aerasi untuk sumber oksigen terlarut. Sebelum digunakan semua peralatan harus
dicuci menggunakan deterjen, dan dibilas dengan air bersih. Setelah itu disterilisasi menggunakan kaporit
minimal 60 ppm. Untuk membuat larutan
kaporit 60 ppm kita harus melarutkan 60 mg serbuk kaporit dalam 1l liter air
tawar. Setelah telur menetas
dan menjadi larva, Larva ikan lele memiliki yolk
(cadangan makanan) berwarna kehijauan dalam kantung yang ukurannya cukup besar sehingga tanpa langsung
diberi pakan eksternal pun tidak apa-apa. Tepat hari ke-3 hingga ke-4 yolk
habis. Pada hari ke-4 larva akan digunakan
sebagai objek pengujian pakan cake kerang
hijau.
Ikan lele dumbo bersifat
omnivora tetapi lebih cenderung karnivora sehingga dapat membuat pakan buatan sendiri,
misalnya dengan membuat cake kerang
hijau. Cake kerang
hijau adalah jenis pakan yang terbuat dari mantel kerang hijau dan bahan-bahan
penunjang. Cake kerang hijau dibuat
dengan kadar proteinnya mencapai 40% seperti kebutuhan ikan lele dumbo dan
bahan penyusunnya dominan berasal dari bahan hewani.
-
Persiapan
pembuatan
pakan cake kerang hijau.
Persiapan yang
dilakukan yaitu memisahkan kerang hijau dari cangkangnya, daging kerang hijau
dipisahkan berdasarkan organ tubuhnya. Daging kerang hijau diblender sampai
halus, tambahkan tepung kanji sebagai perekat, tambahkan vitamin premix,
kemudian diaduk dalam loyang lalu dikukus selama 10-15 menit, angkat dari
pengukus dan disimpan dalam lemari es.
-
Persiapan
sarana dan prasarana
Mempersiapkan bak pemeliharaan
dan persiapan air
sebagai media pemeliharaan larva
dengan diaerasi terlebih dahulu untuk mengurangi kadar klorin
dalam air PAM.
3.4.2 Pelaksanaan pemeliharaan larva
Melakukan
penimbangan larva dengan menggunakan timbangan digital, memasukkan larva ikan
lele dumbo dengan
kepadatan 100 ekor/L (Hecht
dan Uys, 1997).
Larva tersebut dipelihara selama
40 hari. Pakan diberikan
2 kali sehari
yaitu pada pagi dan sore hari yaitu pada pukul
09.00 dan 15.00 (Khairuman dan Amri, 2002). Hal
tersebut dikarenakan, proses metabolisme
dalam tubuh ikan membutuhkan
waktu 6 jam
untuk mencerna makanan.
3.4.3 Evaluasi
Parameter utama
dalam penelitian ini adalah
kelangsungan hidup dan
pertumbuhan larva. Kelangsungan hidup larva akan diketahui dengan menggunakan
rumus (Mukti et al., 2004)
SR
(Kelangsungan hidup)= Jumlah burayak akhir perhitungan x 100 %
Jumlah
burayak awal perhitungan
Pertumbuhan
larva akan diketahui dengan melakukan
pengukuran berat dengan menggunakan timbangan
serta menggunakan rumus (Sahoo et al., 2004) :
Laju pertumbuhan
spesifik :
SGR = ln
Wt- ln W0 X 100 %
t
Keterangan :
SGR : Laju pertumbuhan spesifik (%g/hari)
Wt : Berat rata-rata tubuh ikan pada hari ke-n
(g)
W0 : Berat
rata-rata tubuh ikan
pada awal pemeliharaan (g)
t : Waktu (hari)
Setiap
10 hari sekali
dilakukan pengukuran berat tubuh
larva untuk mengetahui laju
pertumbuhan spesifik, sedangkan kelangsungan hidup
diukur setelah 40
hari pemeliharaan. Parameter
pendukung yang digunakan meliputi kualitas
air yaitu pH,
suhu, NH3 dan DO,
masing-masing diukur dengan menggunakan pH
universal, termometer, NH3 test kit
dan DO test
kit. Masing-masing pengukuran
dilakukan setiap 1 minggu sekali.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan
ANOVA (Analysis of Variance) dengan menggunakan uji F5% untuk
mengetahui pengaruh dari
semua perlakuan. Apabila terdapat
perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji
jarak berganda Duncan
dengan derajat kepercayaan 5
%, untuk mengetahui perbedaan diantara
perlakuan (Kusriningrum, 1989).
BAB
4.
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran biaya
Tabel 2.
anggaran biaya
|
No
|
Uraian
|
Volume
|
Satuan
(Rp)
|
Jumlah
(Rp)
|
|
1. Bahan Habis Pakai
|
||||
|
1.1
|
ATK
(Kertas, Pulpen, dll)
|
1
paket
|
150.000
|
150.000
|
|
1.2
|
Tinta
print
|
1
paket
|
100.000
|
100.000
|
|
1.3
|
Komunikasi
(internet,Telp, dll)
|
1
paket
|
350.000
|
350.000
|
|
Sub
Total
|
600.000
|
|||
|
2. Pelaksanaan Kegiatan
|
||||
|
2.1
|
Perizinan
laboratorium kampus
|
|
300.000
|
300.000
|
|
2.2
|
Transportasi
|
5x3
|
100.000
|
1.500.000
|
|
2.3
|
Konsumsi
|
5x3
|
50.000
|
750.000
|
|
Sub
Total
|
2.550.000
|
|||
|
3. Peralatan dan Bahan
|
||||
|
3.1
|
Akuarium
|
15
buah
|
200.000
|
3.000.000
|
|
3.2
|
Bak
fiber
|
1
buah
|
500.000
|
500.000
|
|
3.2
|
Filter
|
5
buah
|
75.000
|
375.000
|
|
3.3
|
Aerator
|
5
buah
|
50.000
|
250.000
|
|
3.4
|
Kakaban
|
1
buah
|
100.000
|
100.000
|
|
3.5
|
Jaring
induk ikan
|
1
buah
|
150.000
|
150.000
|
|
3.6
|
Jaring
untuk larva
|
1
buah
|
150.000
|
150.000
|
|
3.8
|
Timbangan
gantung merk salter bermuatan 25 kg
|
1
buah
|
750.000
|
750.000
|
|
3.9
|
Baskom
|
3
buah
|
30.000
|
90.000
|
|
3.10
|
Pengaduk
kayu
|
3
buah
|
10.000
|
30.000
|
|
3.11
|
Sarung
tangan
|
4
pasang
|
15.000
|
60.000
|
|
3.12
|
Loyang
|
5
buah
|
30.000
|
150.000
|
|
3.13
|
Blender
|
1
buah
|
400.000
|
400.000
|
|
3.14
|
Indukan
lele dumbo
|
2
ekor
|
50.000
|
100.000
|
|
3.15
|
Daging
kerang hijau
|
10
Kg
|
15.000
|
150.000
|
|
3.16
|
Tepung
kanji
|
5
Kg
|
7.000
|
35.000
|
|
3.17
|
Vitamin
premix
|
1
bungkus
|
100.000
|
100.000
|
|
3.18
|
Telur
|
10
kg
|
15.000
|
150.000
|
|
3.19
|
Cacing
sutra
|
4
paket
|
35.000
|
140.000
|
|
Sub
Total
|
6.680.000
|
|||
|
4. Lain-lain
|
||||
|
4.1
|
Listrik
|
6
minggu
|
|
250.000
|
|
4.2
|
Uji
Proksimat
|
5
kali
|
250.000
|
1.250.000
|
|
4.3
|
Pelaporan
& penggandaan
|
|
|
150.000
|
|
4.4
|
Dokumentasi
|
|
|
250.000
|
|
4.5
|
Komunikasi
|
5x3
|
50.000
|
750.000
|
|
Sub
Total
|
2.650.000
|
|||
|
Total
Anggaran
|
12.480.000
|
|||
Tabel
3. Anggaran total
|
No
|
Biaya
Total
|
Jumlah
|
|
1
|
Bahan Habis
Pakai
|
Rp. 600.000
|
|
2
|
Pelaksanaan
Kegiatan
|
Rp.
2.550.000
|
|
3
|
Peralatan
dan Bahan
|
Rp.
6.680.000
|
|
4
|
Lain-lain
|
Rp.
2.650.000
|
|
Total Biaya
|
Rp. 12.480.000
|
|
4.2 Jadwal kegiatan
Kegiatan yag dilaksanakan selama 4 bulan dengan
rincian sebagai tabel berikut:
Tabel 4. jadwal kegiatan
|
No
|
Kegiatan
|
Bulan / minggu
|
|||||||||||||||
|
Bulan 1
|
Bulan 2
|
Bulan 3
|
Bulan 4
|
||||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1
|
Persiapan peralatan yang dibutuhkann
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Malakukan
pembuatan cake kerang hijau
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Pengujian
pakan cake kerang hijau serta
monitoring pertumbuhan benih ikan lele dumbo
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
Penulisan
laporan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
Evaluasi
dari usaha produk
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Daftar Pustaka
Agbabiaka,
A.L., A.S. Amadi, M.O.G. Oyinloye, I.I. Adedokun, A.C. Ekeocha.
2011. Growth response of African
catfish (Clarias gariepinus, Burchell 1822) to dried
rumen digesta as a dietary
supplement. Journal of Nutrition, 10(6): 564
Agustina,
Z., F. Muntamah, B. Lusianti, Fajri, F. Maulana. 2010. Perbaikan kualitas
daging ikan lele dumbo melalui
manipulasi media pemeliharaan.
Aryansyah,
H., I. Mokoginta, D. Jusadi. 2007.
Kinerja pertumbuhan juvenil ikan lele
dumbo yang diberi pakan dengan kandungan kromium berbeda. Jurnal Akuakultur Indonesia, 6(2): 171–176.
Hadadi, A.
2002. Pengaruh kadarkarbohidrat pada
pakan berbeda terhadap
pertumbuhan dan efesiensi pakan ikan
gurami (Osphronemus gouramy
lacepeda) ukuran 70-80 g. Tesis,
Bogor, Bogor.
Hecht
and Uys. 1997. The Biology and Culture
of African Catfish
(Clarias gariepinus). South
African Journal of Science. Africa. 6 hal.
Khairuman dan K. Amri.
2002. Budidaya Lele Dumbo
Secara Intensif. Agromedia Pustaka. Jakarta. 77 hal
Kusriningrum. 1989.
Dasar-dasar Perancangan
Percobaan dan Rancangan
Acak Lengkap. Universitas Airlangga. Surabaya. 143 hal.
Mawardi, 2012. data
Kasubdit Informasi dan Distribusi –
Direktorat perbenihan. Program Ditjen Budidaya untuk wilayah Jatim. 02
Mukti, A.T.,
W. H. Satyantini
dan M. Arief. 2004a.
Penuntun Praktikum Rekayasa Akuakulture. Universitas
Airlangga. Surabaya.
Rabegnatar,I.N.S.,
W.Hidayat, dan Sumastri, S. 1990. Penelitian pendahuluan: pertumbuhan maksimal dan
kelangsungan hidup benih lele dumbo (Clarias gariepinus) yang diberi pakan
buatan dalam kondisi laboratorium. Bull. Penel.
Sutriana, A.
2007. The use of cassava
leaves as a
dietary component for
African catfish fry.
Jurnal Kedokteran Hewan, 1(2): 59-65.
Soumady
& Asokan, 2011. A Study on Protein Content in Selected Organs of Perna
viridisat Tranquebar Coastal Waters, Tamilnadu, India. World Journal of Zoology
6 (4): 360-363.
Sahoo S.K.,
S.S. Giri and
A.K. Sahu. 2004. Effect
of Stocking Size
of Clarias batrachus Fry on Growth
and Survival During Fingerling
Hatchery Production. Central Institute
of Freshwater Aquaculture. Kausalyaganga, Bhubaneswar-751 002.
Orissa. India. 5 pp.
LAMPIRAN
1. Biodata Kelompok
KETUA KELOMPOK
Nama :
Heryawan Achmad Ardiansyah
NIM / Semester : 11122010 / 5
Fakultas /
jurusan : Pertanian /
Budidaya Perikanan
Jenis Kelamin : laki-laki
Alamat : Jalan.
KH.Safi’i 04 dahanrejo lor
Rt. 02 Rw. 02
No. Kontak : 085733232359
Waktu kegiatan
untuk PKM-P : 8 jam/minggu
Penulis
(
Heryawan Achmad Ardiansyah )
Nim.
11122010
ANGGOTA KELOMPOK
Nama :
Khudhori
NIM / Semester : 11122007 / 5
Fakultas /
jurusan : Pertanian /
Budidaya Perikanan
Jenis Kelamin : laki-laki
Alamat : Jalan.
Pahlawan 45 Dsn. Benjeng
Rt. 13 Rw. 04
No. Kontak : 085646008049
Waktu kegiatan
untuk PKM-P : 8 jam/minggu
Penulis
(
Khudhori )
Nim.
11122007
ANGGOTA KELOMPOK
Nama : Sri
lestari
NIM / Semester : 12122011 / 3
Fakultas /
jurusan : Pertanian /
Budidaya Perikanan
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Jalan
Topas 11 No.2 Perum PPS
No. Kontak : 082142063351
Waktu kegiatan
untuk PKM-P : 8 jam/minggu
Penulis
(
Sri Lestari )
Nim. 12122011
2. Biodata Pendamping
Nama Lengkap dan
Gelar : Farikhah, S.Pi, M.Si
NIDN :
0714077901
Jabatan
Struktural : Kepala
Program Studi
Fakultas / Prodi : Pertanian/ Budidaya
Perikanan
Bidang Keahlian : Asisten Ahli
Alamat : jalan
Kutilang V No. 21 GKA Gresik
No. Kontak : 081553166383
Waktu kegiatan
untuk PKM-P : 8 jam/minggu
Dosen
Pendamping
Farikhah,
S.Pi, M.Si
NIDN.
0714077901
Lampiran
5.
Justifikasi anggaran kegiatan
1.
Peralatan
penunjang
|
Material
|
Justifikasi pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga satuan (Rp)
|
keterangan
|
|
Akuarium
|
Untuk
penelitian
|
15 buah
|
200.000
|
3.000.000
|
|
Bak
fiber
|
Untuk
pemijahan ikan lele dumbo
|
1 buah
|
500.000
|
500.000
|
|
Filter
|
Untuk
menyaring kotoran ikan
|
5 buah
|
75.000
|
375.000
|
|
Aerator
|
Untuk
sumber oksigen terlarut
|
5 buah
|
50.000
|
250.000
|
|
Timbangan
gantung merk salter bermuatan 25 kg
|
Untuk
menimbang
|
1 buah
|
750.000
|
750.000
|
|
Baskom
|
Untuk
membuat pakan
|
3 buah
|
30.000
|
90.000
|
|
Pengaduk
kayu
|
Untuk
mengaduk dalam pembuatan pakan
|
3 buah
|
10.000
|
30.000
|
|
Sarung
tangan
|
Untuk
menjaga kebersihan tangan
|
4 pasang
|
15.000
|
60.000
|
|
Loyang
|
Untuk
membuat pakan
|
5 buah
|
30.000
|
150.000
|
|
Blender
|
Untuk
membuat pakan
|
1 buah
|
400.000
|
400.000
|
|
Indukan
lele dumbo
|
Sebagai
penghasil larva ikan lele dumbo
|
2 ekor
|
50.000
|
100.000
|
|
kakaban
|
Sebagai
media menempelnya telur ikan lele dumbo
|
1 buah
|
100.000
|
100.000
|
|
Jaring
induk ikan
|
Untuk
menangkap ikan induk
|
1 buah
|
150.000
|
150.000
|
|
Jaring
larva
|
Untuk
menangkap larva ikan
|
1 buah
|
150.000
|
150.000
|
|
Daging
kerang hijau
|
Sebagai
bahan dasar pembuatan pakan cake kerang
hijau
|
10 Kg
|
15.000
|
150.000
|
|
Tepung
kanji
|
Sebagai
bahan tambahan pembuatan pakan cake kerang
hijau
|
5 Kg
|
7.000
|
35.000
|
|
Vitamin
premix
|
Sebagai
bahan tambahan pembuatan pakan cake kerang
hijau
|
1 bungkus
|
100.000
|
100.000
|
|
Telur
|
Sebagai
pakan perbandingan dengan pakan cake kerang
hijau untuk larva ikan lele dumbo
|
10 kg
|
15.000
|
150.000
|
|
Cacing
sutra
|
Sebagai
pakan perbandingan dengan pakan cake kerang
hijau untuk larva ikan lele dumbo
|
4 paket
|
35.000
|
140.000
|
|
Sub
Total (Rp)
|
6.680.000
|
|||
2.
Bahan
habis pakai
|
Material
|
Justifikasi
pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga
satuan (Rp)
|
keterangan
|
|
ATK
(Kertas, Pulpen, dll)
|
Untuk
print dan keperluan membuat proposal PKM-P
|
1
paket
|
150.000
|
150.000
|
|
Tinta
print
|
Untuk
print proposal dan laporan PKM-P
|
1
paket
|
100.000
|
100.000
|
|
Komunikasi
(internet,Telp, dll)
|
Untuk
komunikasi dengan anggota kelompok dan mencari bahan dalam penyusunan proposal
PKM-P di internet.
|
1
paket
|
350.000
|
350.000
|
|
Sub
Total (Rp)
|
600.000
|
|||
3.
Perjalanan
|
Material
|
Justifikasi
pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga
satuan (Rp)
|
keterangan
|
|
Kendaraan
bermotor
|
Untuk
transportasi
|
5x3
|
100.000
|
1.500.000
|
|
Konsumsi
|
Untuk
makan
|
5x3
|
50.000
|
750.000
|
|
Sub Total (Rp)
|
2.250.000
|
|||
4.
Lain-lain
|
Material
|
Justifikasi
pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga
satuan (Rp)
|
keterangan
|
|
Listrik
|
Untuk keperluan
dalam pamaliharaan larva ikan lele dumbo
|
6 minggu
|
|
250.000
|
|
Uji
Proksimat
|
Untuk menguji
kandungan protein dalam pakan cake kerang
hijau
|
5 kali
|
250.000
|
1.250.000
|
|
Pelaporan
& penggandaan
|
Untuk pengajuan
proposal PKM-P dan sebagai arsip.
|
|
|
150.000
|
|
Dokumentasi
|
Untuk bahan
laporan pelaksanaan penelitian
|
|
|
250.000
|
|
Komunikasi
|
Untuk komunikasi
sesame anggota dan pembimbing
|
5x3
|
50.000
|
750.000
|
|
Perizinan
Laboratorium kampus
|
Untuk menggunakan
fasilitas yang ada di Laboratorium kampus
|
|
300.000
|
300.000
|
|
Sub
Total (Rp)
|
2.950.000
|
|||
|
Total
(keseluruhan)
|
12.480.000
|
|||
Lampiran
6.
Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
|
No
|
Nama
/ NIM
|
Program
Studi
|
Bidang
Ilmu
|
Alokasi
waktu (jam/minggu)
|
Uraian
Tugas
|
|
1
|
Heryawan Achmad
Ardiansyah / 11-122-010
|
Budidaya Perikanan
|
Perikanan
|
8 jam/minggu
|
Sebagai ketua, membuat list pekerjaan mingguan,
Mengontrol jalannya pelaksanaan penelitian.
|
|
2
|
Khudhori / 11-122-007
|
Budidaya Perikanan
|
Perikanan
|
8 jam/minggu
|
Sebagai anggota 1, bertanggung jawab dalam hal
teksnis penelitian.
|
|
3
|
Sri Lestari /
12-122-011
|
Budidaya Perikanan
|
Perikanan
|
8 jam/minggu
|
Sebagai anggota 2, bertanggung jawab untuk
mendokumentasikan hasil penelitian dan melakukan data tabulasi pekanan serta
pelaporan hasil penelitian.
|
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH GRESIK
SURAT
PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama :
Heryawan Achmad Ardiansyah
Nim :
11-122-010
Program Studi : Budidaya Perikanan
Fakultas :
Universitas Muhammadiyah Gresik
Dengan ini
menyatakan bahwa usulan PKM-P saya
dengan judul :
MENINGKATKAN
PRODUKTIFITAS USAHA PEMBENIHAN IKAN LELE DENGAN PEMBUATAN PAKAN CAKE KERANG HIJAU
Yang diusulkan
tahun anggaran 2013 bersifat original
dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan
ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas
negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan
sebenar-benarnya.
Gresik, 01 November 2013
|
Pembantu
Rektor/Ketua
Bidang Kemahasiswaan,
Harunnur
Rosyid, S.T, M.Kom Heryawan Achmad
Ardiansyah
NIDN. 0716047601 Nim. 11.122.010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar