Selasa, 02 Desember 2014

MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS USAHA PEMBENIHAN IKAN LELE DUMBO DENGAN PEMBUATAN PAKAN CAKE KERANG HIJAU






174881_170785029659072_8257624_n.jpg
 










USULAN PROGAM KREATIFITAS MAHASISWA


MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS USAHA PEMBENIHAN IKAN LELE DUMBO DENGAN PEMBUATAN PAKAN CAKE KERANG HIJAU

BIDANG PENELITIAN :
PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh :

           Heryawan Achmad Ardiansyah   ( 11122010 ) Angkatan 2011
           Khudhori                                    ( 11122007 ) Angkatan 2011
           Sri Lestari                                    ( 12122011 ) Angkatan 2012


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
GRESIK
2013

PENGESAHAN USULAN PKM – PENELITIAN
1.      Judul Kegiatan                              : Meningkatkan Produktifitas Usaha Pembenihan
 Ikan Lele Dumbo (Clarisas gariepinus) Dengan
                                                        Pembuatan Pakan Cake Kerang Hijau
2.      Bidang Kegiatan                            : PKM-P
3.      Ketua Pelaksana Kegiatan
a.       Nama Lengkap                         : Heryawan Achmad Ardiansyah
b.      NIM                                         : 11122010
c.       Jurusan                                     : Budidaya Perikanan
d.      Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Muhammadiyah Gresik
e.       Alamat Rumah dan No.Telp    : Jalan. KH. Syafi’I 04 Dahanrejo lor
  Rt. 02 Rw. 02 Kebomas gresik / 085733232359
f.       Alamat email                            : heryawan354@yahoo.com
4.      Anggota Pelaksana Kegiatan         : 2 Orang
5.      Dosen Pendamping
a.       Nama                                       : Farikhah, S.Pi, M.Si
b.      NIDN                                      : 0714077901
c.       Alamat Rumah dan No.Telp   : Jalan kutilang V No. 21 GKA Gresik
  dan 081553166383
6.      Biaya Kegiatan Total
a.       Dikti                           : Rp 12.480.000
b.      Sumber Lain               : Rp -
7.      Jangka Waktu Pelaksanaan            : 4 Bulan
Gresik, 01 November 2013
Menyetujui
Ka. Prodi Budidaya Perikanan                                       Ketua Pelaksana Kegiatan



Farikhah, S.Pi, M.Si                                             Heyawan Achmad Ardiansyah
NIDN. 0714077901                                                Nim. 11122010

Wakil Rektor III                                                             Dosen Pembimbing


Harunnur Rosyid, S.T, M.Kom                                  Farikhah, S.Pi, M.Si
NIDN. 0716047601                                                       NIDN. 0714077901
DAFTAR ISI


HALAMAN SAMPUL....................................................................................     i
PENGESAHAN...............................................................................................     ii
DAFTAR ISI....................................................................................................    iii
DAFTAR TABEL...........................................................................................    iv
DAFTAR GAMBAR.......................................................................................    iv
RINGKASAN..................................................................................................     v
BAB 1. PENDAHULUAN..............................................................................     1
1.1 Latar belakang............................................................................     1
1.2 Tujuan.........................................................................................     2
1.3 Manfaat......................................................................................     2
1.4 Luaran yang diharapkan.............................................................     2
1.5 Kegunaan...................................................................................     2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA....................................................................     2
2.1  Ikan lele dumbo..........................................................................     2
2.2  Kerang hijau...............................................................................     3
BAB 3. METODE PENELITIAN..................................................................     4
3.1  Tempat pelaksanaan penelitian...................................................     4
3.2  Bahan dan alat penelitian...........................................................     4
3.3  Metode penelitian.......................................................................     5
3.4  Tahap-tahap penelitian...............................................................     5
3.4.1,  Tahap persiapan...............................................................     5
3.4.2   Pelaksanaan pemeliharaan larva......................................     7
3.4.3    Evaluasi..........................................................................     7
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN.............................................     8
4.1  Anggaran biaya.........................................................................     8
4.2  Jadwal kegiatan.........................................................................     9
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN

DAFTAR TABEL


Tabel 1. Bahan-bahan penyusun pakan cake kerang hijau per 100 gram...........     5
Tabel 2. Anggaran biaya.....................................................................................     8
Tabel 3. Anggaran total......................................................................................     9
Tabel 3. Jadwal kegiatan....................................................................................    10




DAFTAR GAMBAR


Gambar 1. (a) benih ikan lele dumbo, (b) indukan ikan lele dumbo..................     2
Gambar 2. Kerang hijau.....................................................................................     4
Gambar 3. Rancangan Acak Lengkap................................................................     5



                                                         RINGKASAN

            Pembenihan ikan merupakan suatu usaha pelestarian ikan untuk mengupayakan agar dari satu induk ikan bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan benih ikan. Peluang usaha pembenihan, khususnya pembenihan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) saat ini cukup menjanjikan, dikarenakan banyaknya permintaan pasar. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh para pembenih ikan lele dumbo berdasarkan observasi adalah ketersediaan pakan alami dan manajemennya. Selama ini pakan utama untuk larva ikan lele dumbo adalah cacing sutra (Tubifex sp) dan kutu air (Daphnia sp). Ketersediaan dua jenis pakan tersebut masih tergantung pada alam, sedangkan pembudidayaannya belum dapat diintensifkan. Kuning telur rebus dapat dijadikan alternatif pakan bagi larva ketika pakan alami tidak tersedia. Namun kelemahannya dapat mempercepat penurunan kualitas air. Untuk mengatasi permasalahan di atas maka perlu dicari solusi pakan alternatif yang tepat, diantaranya adalah dengan cake kerang hijau (Perna viridis).
PKM-P ini bertujuan untuk menemukan formulasi yang tepat dalam pembuatan cake kerang hijau sebagai pakan alternative larva ikan lele dumbo dan menganalisis pertumbuhan larva ikan lele dumbo terhadap pakan cake kerang hijau. Gambaran tentang kegiatan (metode pelaksanaan) PKM-P ini adalah mengumpulkan semua data kebutuhan benih ikan lele dumbo dan data kandungan protein pada kerang hijau, merancang tahapan-tahapan penelitian, melakukan pembuatan cake kerang hijau, melakukan uji proksimat cake kerang hijau, melakukan pengujian pakan cake kerang hijau serta monitoring pertumbuhan benih ikan lele dumbo, mengevaluasi tahap-tahap menjalankan program dikti.


BAB 1. PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang
Ikan Lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan komoditas budidaya air tawar yang sangat digemari masyarakat yang diolah menjadi berbagai masakan. Berdasarkan data dari Kasubdit Informasi dan Distribusi – Direktorat Perbenihan, target capaian produksi lele dumbo  pada tahun 2011 adalah sejumlah 366 ton sedangkan realisasi pencapaiannya hanya sebesar 341 ton itu dikarenakan kurangnya ketersediaan benih (Mawardi, 2012).
Tantangan terbesar yang dihadapi oleh para pembenih ikan lele dumbo berdasarkan observasi adalah ketersediaan pakan alami dan manajemennya. Pakan adalah komponen yang amat penting dari teknologi budidaya ikan. Formulasi pakan disusun dengan berpedoman pada kebutuhan nutrien dan energi ikan terkait serta mutu bahan pakan (Rabegnatar et  al.,  1990).
Selama ini pakan utama untuk larva ikan lele dumbo adalah cacing sutra (Tubifex sp) dan kutu air (Daphnia sp). Ketersediaan dua jenis pakan tersebut masih tergantung keadaan alam dan pembudidayaannya belum dapat diintensifkan. Untuk mengganti kebutuhan pakan alami tersebut maka perlu adanya pakan buatan yang berbentuk cake yang teksturnya lebih komplek untuk mengurangi risiko menurunkan kualitas air yang berbahan dasar kerang hijau (perna viridis).
Menurut Soumady & Asokan (2011) kerang hijau merupakan salah satu biota laut yang kaya akan kandungan gizi. Beberapa kandungan gizi yang ada di dalam kerang antara lain besi (Fe), fosfor (P) , flour (F), iodium (I), kalsium (Ca), kalium (K), seng (Zn), selenium (Se) dan lain – lain.  Kerang merupakan salah satu sumber protein hewani yang tergolong protein lengkap, karena kadar asam amino essensialnya yang tinggi (85% – 95%).
Dalam kesempatan PKM kali ini akan mencoba untuk membuat cake dari kerang hijau untuk benih ikan lele dumbo sebagai pengganti kutu air dan cacing sutra.
1.2  Tujuan
Tujuan PKM-P ini  adalah Menemukan formulasi yang tepat berupa cake kerang hijau sebagai pakan alternatif yang praktis untuk larva ikan lele dumbo. Melakukan uji biologis pakan alternatif cake kerang hijau terhadap pertumbuhan larva ikan lele dumbo.
1.3  Manfaat
Manfaat PKM-P ini adalah Membantu pembudidaya ikan lele dumbo dengan menjamin persediaan pakan alternatif  bagi larva ikan lele dumbo. Dapat meningkatkan produktivitas usaha perbenihan nasional dengan jaminan ketersediaan pakan alternatif yang tepat pengganti pakan alami.
1.4  Luaran yang diharapkan
Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada jurnal ilmiah skala nasional dan kedepan akan dilanjutkan pada paten produk apabila terbukti cake kerang hijau mampu mendukung produktivitas usaha pembenihan ikan lele dumbo.
1.5  Kegunaan
Bagi pembenih ikan lele dumbo hasil penelitian dapat menurunkan biaya variabel dalam hal pakan dan manajemen pakan alami. Bagi pendidikan menjadi bukti inovasi keilmuan yang bisa bermanfaat secara nyata bagi pelaku usaha perikanan.

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1  Ikan lele dumbo 
   Image048 DSC04573
a.                                                                               b.
Gambar 1: (a) benih ikan lele dumbo umur 1,5 bulan
(b) indukan ikan lele dumbo umur 12 bulan
             (sumber : koleksi laboratorium UMG, 2013)

Ikan lele dumbo termasuk dalam golongan ikan yang bersifat omnívora tapi lebih cenderung karnivora. Ikan lele dumbo kurang efektif dalam memanfaatkan karbohidrat yang terlalu tinggi dalam pakannya sehingga ikan lele dumbo sulit mencerna pakan yang mengandung serat kasar tersebut (Hadidi, 2002). Menurut Agustina  et al.  (2010) ikan lele membutuhkan 10-20% karbohidrat didalam pakannya. Oleh karena itu  kandungan serat kasar yang tinggi  kurang dimanfaatkan  oleh  ikan lele yang  bersifat  omnivora  namun  lebih  tendensi  karnivora  sehingga  kurang  efektif  mencerna  polisakarida berbanding spesies ikan  herbivora  (Agbabiaka  et  al.,  2011). Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian Sutriana (2007) yang melaporkan bahwa tingginya persentase serat kasar menyebabkan ikan sulit untuk mencerna makanan.  Selanjutnya  Aryansyah  et  al.  (2007)  menyatakan  bahwa  pada  umumnya  ikan  kurang  mampu memanfaatkan karbohidrat. Kecernaan suatu pakan tergantung pada jenis ikan dan bahan penyusun pakan.
  Proses perkawinan ikan lele dumbo ditandai oleh bertemunya sel telur dengan sel sperma. Proses tersebut dapat terjadi hanya jika ada interaksi yang saling mendukung antara faktor internal dengan faktor eksternal.  Faktor internal adalah kesiapan ikan secara fisiologis, sedangkan faktor eskternal yaitu faktor lingkungan. 
Ikan lele dumbo yang siap kawin ditandai dari ciri-ciri fisiknya, dan faktor usia.  Ciri fisik yang menonjol adalah perut yang sangat buncit pada betina sedangkan jantan tampak sangat agresif mengejar betina.  Ikan mulai mencapai kematangan seksual ketika berumur 1 tahun dengan panjang tubuh berkisar 150 hingga 750 mm.  Pematangan gonad terjadi pada musim hujan, dimana suhu perairan yang ideal di atas 220C.
2.2  Kerang hijau
Kerang hijau (Perna viridis) merupakan biota yang hidup pada wilayah litoral (pasang surut) dan sub litoral yang dangkal. Menurut Setyobudiandi, (2000) Kerang hijau dapat tumbuh pada perairan teluk, estuari, sekitar mangrove dan muara, dengan kondisi perairan yang memiliki subtrat pasir berlumpur, dengan cahaya dan pegerakan yang cukup, serta kadar garam yang tidak telalu tinggi.
kerang hijau
Gambar 2: kerang hijau
Kerang hijau termasuk biota laut yang kaya protein. Menurut Soumady & Asokan (2011) beberapa kandungan gizi yang ada di dalam kerang antara lain besi (Fe), fosfor (P) , Flour (F),iodium (I), kalsium (Ca), Kalium (K), seng (Zn), selenium (Se) dan lain – lain.  Kerang merupakan salah satu sumber protein hewani yang tergolong dalam protein lengkap, karena kadar asam amino essensialnya yang tinggi (85% – 95%). Kandungan protein pada kerang hijau hampir sekitar 25,5 gr per 100 gr. Protein memiliki fungsi yang penting bagi tubuh sebagai pembentuk enzim, pembentukan sel organ dan otot, pembentuk hormon, perbaikan sel yang rusak, pengatur metabolisme, pembentuk sistem kekebalan tubuh dan beragam manfaat lain yang meningkatkan kesehatan.
Kerang hijau juga mengandung vitamin B12 yang tinggi sekitar 98.9 mcg/100 mg. Vitamin B12 berfungsi untuk membantu pencernaan makanan, menjaga kesehatan sistem syaraf dan pembentukan sel tulang. Kerang hijau mengandung Omega-3 (396 mg /100 g) dan omega-6 (32 mg /100 g).

BAB 3. METODE PENELITIAN
3.1  Tempat dan waktu penelitian
Penelitian akan dilaksanakan di Laboratorium Akuakultur Fakultas Pertanian Progam Studi Budidaya Perikanan Universitas Muhammadiyah Gresik selama 4 bulan.
3.2  Bahan dan alat penelitian
Bahan yang diperlukan dalam penelitian ini adalah sepasang indukan ikan lele dumbo umur 12 bulan, daging kerang hijau, bahan-bahan penyusun pakan alternatif (tertera pada Tabel 1) cacing sutra, kuning telur rebus, hormone ovaprim, @-methylquinoline. Peralatan yang digunakan yaitu : syiring, bak fiber ukuran 2X1, akuarium, filter, aerator, timbangan digital merk shimadzu dengan ketelitian 0,1g, dan timbangan gantung merk salter bermuatan 25 kg.
Tabel 1. Bahan-bahan penyusun pakan cake kerang hijau per 100 gram
Nama bahan
Keterangan
Daging kerang hijau
90 %
Tepung kanji
5%
Vitamin premix
5%

3.3  Metode penelitian
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan setiap perlakuan diulang 3 kali perlakuan yaitu:
a.       Cake kerang hijau dengan bahan dasar bagian mantel (90%) dengan tepung kanji sebagai pengikat (5%) dan vitamin premix (5%).
b.      Cake kerang hijau  dengan bahan dasar bagian non mantel (90%) dengan tepung kanji sebagai pengikat (5%) dan vitamin premix (5%).
c.       Cake kerang hijau dengan dengan bahan dasar bagian seluruh bagian tubuh kerang hijau (90%) dengan tepung kanji sebagai pengikat (5%) dan vitamin premix (5%).
d.      Pakan alami berupa cacing sutra
e.       Pakan telur rebus












B1
 

C1
 

D1
 

A1
 




E1
 






D2
 

E2
 


C2
 


B2
 

A2
 






E3
 


D3
 


C3
 


B3
 

A3
 



 





Gambar 3. Rancangan acak lengkap

3.4  Tahap-tahap penelitian
Prosedur penelitian terbagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.
3.4.1   Tahap persiapan terbagi menjadi 3, antara lain :
-       Persiapan pemijahan
Sebelum ikan lele dumbo dipijahkan, calon-calon induk ikan lele harus dipelihara dengan baik, diberikan pakan yang cukup jumlahnya dan berkualitas baik.  Kedua hal itu, sangat berkait dengan fekunditas telur ikan betina.  Jika kedua faktor tersebut dapat dipenuhi, maka ikan lele betina mampu memijah yang mencapai telur-telur sekitar 60.000/kg induk.  Pemijahan induk dilakukan dalam bak fiber berukuran 2x1x0,5 meter sebanyak 1 unit. Penebaran induk dilakukan 3-5 hari setelah pengisian air setinggi 20 cm. Induk ikan lele dumbo ditebar dengan perbandingan antara jantan dan betina 1:1. Metode yang dipakai adalah semi alami yaitu dengan rangsangan hormonal melalui penyuntikan hormone ovaprim.
Sarana pendukung yang harus dipersiapkan untuk proses pemijahan yaitu kakaban sebagai substrat untuk menempelnya telur, jaring induk ikan, jaring larva, akuarium-akuarium, dan sistem aerasi untuk sumber oksigen terlarut. Sebelum digunakan semua peralatan harus dicuci menggunakan deterjen, dan dibilas dengan air bersih.  Setelah itu disterilisasi menggunakan kaporit minimal 60 ppm.  Untuk membuat larutan kaporit 60 ppm kita harus melarutkan 60 mg serbuk kaporit dalam 1l liter air tawar. Setelah telur menetas dan menjadi larva, Larva ikan lele memiliki yolk (cadangan makanan) berwarna kehijauan dalam kantung yang  ukurannya cukup besar sehingga tanpa langsung diberi pakan eksternal pun tidak apa-apa. Tepat hari ke-3 hingga ke-4 yolk habis.  Pada hari ke-4 larva akan digunakan sebagai objek pengujian pakan cake kerang hijau.
Ikan lele dumbo bersifat omnivora tetapi lebih cenderung karnivora sehingga dapat membuat pakan buatan sendiri, misalnya dengan membuat cake kerang hijau.  Cake kerang hijau adalah jenis pakan yang terbuat dari mantel kerang hijau dan bahan-bahan penunjang. Cake kerang hijau dibuat dengan kadar proteinnya mencapai 40% seperti kebutuhan ikan lele dumbo dan bahan penyusunnya dominan berasal dari bahan hewani.
-       Persiapan pembuatan pakan cake kerang hijau.
Persiapan yang dilakukan yaitu memisahkan kerang hijau dari cangkangnya, daging kerang hijau dipisahkan berdasarkan organ tubuhnya. Daging kerang hijau diblender sampai halus, tambahkan tepung kanji sebagai perekat, tambahkan vitamin premix, kemudian diaduk dalam loyang lalu dikukus selama 10-15 menit, angkat dari pengukus dan disimpan dalam lemari es.
-       Persiapan sarana dan prasarana
Mempersiapkan bak pemeliharaan  dan  persiapan  air  sebagai  media pemeliharaan  larva  dengan  diaerasi  terlebih dahulu untuk mengurangi kadar klorin dalam air PAM.
3.4.2   Pelaksanaan pemeliharaan larva
Melakukan penimbangan larva dengan menggunakan timbangan digital, memasukkan  larva ikan  lele  dumbo  dengan  kepadatan  100  ekor/L (Hecht  dan  Uys,  1997).  Larva  tersebut dipelihara  selama  40  hari. Pakan  diberikan  2  kali  sehari  yaitu  pada  pagi dan sore hari yaitu pada  pukul  09.00  dan  15.00 (Khairuman dan Amri, 2002).  Hal  tersebut dikarenakan,  proses  metabolisme  dalam  tubuh ikan  membutuhkan  waktu  6  jam  untuk mencerna makanan.
3.4.3   Evaluasi
Parameter  utama  dalam  penelitian  ini adalah  kelangsungan  hidup  dan  pertumbuhan larva. Kelangsungan hidup larva akan diketahui dengan  menggunakan  rumus   (Mukti  et al., 2004)
SR (Kelangsungan hidup)= Jumlah burayak akhir perhitungan   x 100 %
    Jumlah burayak awal perhitungan
Pertumbuhan  larva  akan  diketahui dengan  melakukan  pengukuran  berat  dengan menggunakan  timbangan  serta  menggunakan rumus (Sahoo et al., 2004) :
Laju pertumbuhan spesifik :
SGR = ln Wt- ln W0 X 100 %
  t
Keterangan :
SGR            :   Laju pertumbuhan spesifik (%g/hari)
Wt               :   Berat rata-rata tubuh ikan pada hari ke-n (g)
W0               :   Berat  rata-rata  tubuh  ikan  pada  awal pemeliharaan (g)
t                  :   Waktu (hari)
Setiap  10  hari  sekali  dilakukan  pengukuran berat tubuh larva untuk mengetahui laju  pertumbuhan  spesifik,  sedangkan kelangsungan  hidup  diukur  setelah  40  hari pemeliharaan. Parameter  pendukung  yang  digunakan meliputi  kualitas  air  yaitu  pH,  suhu,  NH3  dan DO,  masing-masing  diukur  dengan menggunakan  pH  universal,  termometer,  NH3 test  kit  dan  DO  test  kit.  Masing-masing pengukuran dilakukan setiap 1 minggu sekali.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dengan menggunakan uji F5% untuk mengetahui  pengaruh  dari  semua  perlakuan. Apabila  terdapat  perbedaan  nyata maka  dilanjutkan dengan  uji  jarak  berganda  Duncan  dengan derajat  kepercayaan  5  %,  untuk  mengetahui perbedaan  diantara  perlakuan  (Kusriningrum, 1989).

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1  Anggaran biaya
Tabel 2. anggaran biaya
No
Uraian
Volume
Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
1.    Bahan Habis Pakai
1.1
ATK (Kertas, Pulpen, dll)
1 paket
150.000
150.000
1.2
Tinta print
1 paket
100.000
100.000
1.3
Komunikasi (internet,Telp, dll)
1 paket
350.000
350.000
Sub Total
600.000
2.    Pelaksanaan Kegiatan
2.1
Perizinan laboratorium kampus

300.000
300.000
2.2
Transportasi
5x3
100.000
1.500.000
2.3
Konsumsi
5x3
50.000
750.000
Sub Total
2.550.000
3.    Peralatan dan Bahan
3.1
Akuarium
15 buah
200.000
3.000.000
3.2
Bak fiber
1 buah
500.000
500.000
3.2
Filter
5 buah
75.000
375.000
3.3
Aerator
5 buah
50.000
250.000
3.4
Kakaban
1 buah
100.000
100.000
3.5
Jaring induk ikan
1 buah
150.000
150.000
3.6
Jaring untuk larva
1 buah
150.000
150.000
3.8
Timbangan gantung merk salter bermuatan 25 kg
1 buah
750.000
750.000
3.9
Baskom
3 buah
30.000
90.000
3.10
Pengaduk kayu
3 buah
10.000
30.000
3.11
Sarung tangan
4 pasang
15.000
60.000
3.12
Loyang
5 buah
30.000
150.000
3.13
Blender
1 buah
400.000
400.000
3.14
Indukan lele dumbo
2 ekor
50.000
100.000
3.15
Daging kerang hijau
10 Kg
15.000
150.000
3.16
Tepung kanji
5 Kg
7.000
35.000
3.17
Vitamin premix
1 bungkus
100.000
100.000
3.18
Telur
10 kg
15.000
150.000
3.19
Cacing sutra
4 paket
35.000
140.000
Sub Total
6.680.000
4.    Lain-lain
4.1
Listrik
6 minggu

250.000
4.2
Uji Proksimat
5 kali
250.000
1.250.000
4.3
Pelaporan & penggandaan


150.000
4.4
Dokumentasi


250.000
4.5
Komunikasi
5x3
50.000
750.000
Sub Total
2.650.000
Total Anggaran
12.480.000

Tabel 3. Anggaran total
No
Biaya Total
Jumlah
1
Bahan Habis Pakai
Rp.    600.000
2
Pelaksanaan Kegiatan
Rp. 2.550.000
3
Peralatan dan Bahan
Rp. 6.680.000
4
Lain-lain
Rp. 2.650.000
Total Biaya
Rp. 12.480.000

4.2  Jadwal kegiatan
Kegiatan yag dilaksanakan selama 4 bulan dengan rincian sebagai tabel berikut:
Tabel 4. jadwal kegiatan
No
Kegiatan
Bulan / minggu
Bulan 1
Bulan 2
Bulan 3
Bulan 4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Persiapan peralatan yang dibutuhkann
















2
Malakukan pembuatan cake  kerang hijau
















3
Pengujian pakan cake kerang hijau serta monitoring pertumbuhan benih ikan lele dumbo 
















4
Penulisan laporan
















5
Evaluasi dari usaha produk
















           
Daftar Pustaka
Agbabiaka, A.L., A.S. Amadi, M.O.G. Oyinloye, I.I. Adedokun,  A.C. Ekeocha.  2011. Growth response of African  catfish (Clarias gariepinus, Burchell 1822) to  dried  rumen  digesta as a  dietary  supplement. Journal of Nutrition, 10(6): 564
Agustina, Z., F. Muntamah, B. Lusianti, Fajri, F. Maulana. 2010. Perbaikan kualitas daging ikan lele dumbo melalui  manipulasi  media  pemeliharaan.
Aryansyah, H., I. Mokoginta,  D. Jusadi. 2007. Kinerja pertumbuhan juvenil  ikan lele dumbo yang diberi pakan dengan kandungan kromium berbeda.  Jurnal Akuakultur Indonesia, 6(2): 171–176.
Hadadi,  A.  2002.  Pengaruh  kadarkarbohidrat  pada  pakan  berbeda  terhadap  pertumbuhan  dan  efesiensi pakan  ikan  gurami  (Osphronemus  gouramy  lacepeda)  ukuran  70-80  g.  Tesis,  Bogor, Bogor.
Hecht and Uys. 1997.  The Biology and Culture of  African  Catfish  (Clarias  gariepinus). South African Journal of Science. Africa. 6 hal.
Khairuman  dan  K.  Amri.  2002.  Budidaya  Lele Dumbo  Secara  Intensif.  Agromedia Pustaka. Jakarta. 77 hal
Kusriningrum.  1989.  Dasar-dasar  Perancangan Percobaan  dan  Rancangan  Acak Lengkap.  Universitas  Airlangga. Surabaya. 143 hal.
Mawardi, 2012. data Kasubdit Informasi dan Distribusi – Direktorat perbenihan. Program Ditjen Budidaya untuk wilayah Jatim.  02
Mukti,  A.T.,  W.  H.  Satyantini  dan  M.  Arief. 2004a.  Penuntun  Praktikum  Rekayasa Akuakulture.  Universitas  Airlangga. Surabaya.
Rabegnatar,I.N.S., W.Hidayat, dan Sumastri, S. 1990. Penelitian pendahuluan: pertumbuhan maksimal dan kelangsungan hidup benih lele dumbo (Clarias gariepinus) yang diberi pakan buatan dalam kondisi laboratorium. Bull. Penel.
Sutriana,  A.  2007.  The  use  of  cassava  leaves  as  a  dietary  component  for  African  catfish  fry.  Jurnal Kedokteran Hewan, 1(2): 59-65.
Soumady & Asokan, 2011. A Study on Protein Content in Selected Organs of Perna viridisat Tranquebar Coastal Waters, Tamilnadu, India. World Journal of Zoology 6 (4): 360-363.
Sahoo  S.K.,  S.S.  Giri  and  A.K.  Sahu.  2004. Effect  of  Stocking  Size  of  Clarias batrachus  Fry  on  Growth  and  Survival During  Fingerling  Hatchery  Production. Central  Institute  of  Freshwater Aquaculture.  Kausalyaganga, Bhubaneswar-751  002.  Orissa.  India.  5 pp.

LAMPIRAN

1.      Biodata Kelompok
KETUA KELOMPOK
Nama                                        : Heryawan Achmad Ardiansyah
NIM / Semester                        : 11122010 / 5
Fakultas / jurusan                      : Pertanian / Budidaya Perikanan
Jenis Kelamin                            : laki-laki
Alamat                                      : Jalan. KH.Safi’i 04 dahanrejo lor
                                                    Rt. 02 Rw. 02
No. Kontak                               : 085733232359
Waktu kegiatan untuk PKM-P : 8 jam/minggu
                                                                                              Penulis


                                                                        ( Heryawan Achmad Ardiansyah )
                                                                       Nim. 11122010

ANGGOTA KELOMPOK
Nama                                        : Khudhori
NIM / Semester                        : 11122007 / 5
Fakultas / jurusan                      : Pertanian / Budidaya Perikanan
Jenis Kelamin                            : laki-laki
Alamat                                      : Jalan. Pahlawan 45 Dsn. Benjeng
                                                    Rt. 13 Rw. 04
No. Kontak                               : 085646008049
Waktu kegiatan untuk PKM-P : 8 jam/minggu

                                                                                              Penulis


                                                                                         ( Khudhori )
                                                                                        Nim. 11122007
ANGGOTA KELOMPOK
Nama                                        : Sri lestari
NIM / Semester                        : 12122011 / 3
Fakultas / jurusan                      : Pertanian / Budidaya Perikanan
Jenis Kelamin                            : Perempuan
Alamat                                      : Jalan Topas 11 No.2 Perum PPS
No. Kontak                               : 082142063351
Waktu kegiatan untuk PKM-P : 8 jam/minggu

                                                                                              Penulis


                                                                                         ( Sri Lestari )
                                                                                       Nim. 12122011
2.      Biodata Pendamping
Nama Lengkap dan Gelar         : Farikhah, S.Pi, M.Si
NIDN                                       : 0714077901
Jabatan Struktural                     : Kepala Program Studi
Fakultas / Prodi                         : Pertanian/ Budidaya Perikanan
Bidang Keahlian                       : Asisten Ahli
Alamat                                      : jalan Kutilang V No. 21 GKA Gresik
No. Kontak                               : 081553166383
Waktu kegiatan untuk PKM-P : 8 jam/minggu

                                                                                    Dosen Pendamping


                                                                                   Farikhah, S.Pi, M.Si
                                                                                   NIDN. 0714077901

Lampiran 5. Justifikasi anggaran kegiatan
1.      Peralatan penunjang
Material
Justifikasi pemakaian
Kuantitas
Harga satuan (Rp)
keterangan
Akuarium
Untuk penelitian
15 buah
200.000
3.000.000
Bak fiber
Untuk pemijahan ikan lele dumbo
1 buah
500.000
500.000
Filter
Untuk menyaring kotoran ikan
5 buah
75.000
375.000
Aerator
Untuk sumber oksigen terlarut
5 buah
50.000
250.000
Timbangan gantung merk salter bermuatan 25 kg
Untuk menimbang
1 buah
750.000
750.000
Baskom
Untuk membuat pakan
3 buah
30.000
90.000
Pengaduk kayu
Untuk mengaduk dalam pembuatan pakan
3 buah
10.000
30.000
Sarung tangan
Untuk menjaga kebersihan tangan
4 pasang
15.000
60.000
Loyang
Untuk membuat pakan
5 buah
30.000
150.000
Blender
Untuk membuat pakan
1 buah
400.000
400.000
Indukan lele dumbo
Sebagai penghasil larva ikan lele dumbo
2 ekor
50.000
100.000
kakaban
Sebagai media menempelnya telur ikan lele dumbo
1 buah
100.000
100.000
Jaring induk ikan
Untuk menangkap ikan induk
1 buah
150.000
150.000
Jaring larva
Untuk menangkap larva ikan
1 buah
150.000
150.000
Daging kerang hijau
Sebagai bahan dasar pembuatan pakan cake kerang hijau
10 Kg
15.000
150.000
Tepung kanji
Sebagai bahan tambahan pembuatan pakan cake kerang hijau
5 Kg
7.000
35.000
Vitamin premix
Sebagai bahan tambahan pembuatan pakan cake kerang hijau
1 bungkus
100.000
100.000
Telur
Sebagai pakan perbandingan dengan pakan cake kerang hijau untuk larva ikan lele dumbo
10 kg
15.000
150.000
Cacing sutra
Sebagai pakan perbandingan dengan pakan cake kerang hijau untuk larva ikan lele dumbo
4 paket
35.000
140.000
Sub Total (Rp)
6.680.000

2.      Bahan habis pakai
Material
Justifikasi pemakaian
Kuantitas
Harga satuan (Rp)
keterangan
ATK (Kertas, Pulpen, dll)
Untuk print dan keperluan membuat proposal PKM-P
1 paket
150.000
150.000
Tinta print
Untuk print proposal dan laporan PKM-P
1 paket
100.000
100.000
Komunikasi (internet,Telp, dll)
Untuk komunikasi dengan anggota kelompok dan mencari bahan dalam penyusunan proposal PKM-P di internet.
1 paket
350.000
350.000
Sub Total (Rp)
600.000

3.      Perjalanan
Material
Justifikasi pemakaian
Kuantitas
Harga satuan (Rp)
keterangan
Kendaraan bermotor
Untuk transportasi
5x3
100.000
1.500.000
Konsumsi
Untuk makan
5x3
50.000
750.000
Sub Total (Rp)
2.250.000

4.      Lain-lain
Material
Justifikasi pemakaian
Kuantitas
Harga satuan (Rp)
keterangan
Listrik
Untuk keperluan dalam pamaliharaan larva ikan lele dumbo
6 minggu

250.000
Uji Proksimat
Untuk menguji kandungan protein dalam pakan cake kerang hijau
5 kali
250.000
1.250.000
Pelaporan & penggandaan
Untuk pengajuan proposal PKM-P dan sebagai arsip.


150.000
Dokumentasi
Untuk bahan laporan pelaksanaan penelitian


250.000
Komunikasi
Untuk komunikasi sesame anggota dan pembimbing
5x3
50.000
750.000
Perizinan Laboratorium kampus
Untuk menggunakan fasilitas yang ada di Laboratorium kampus

300.000
300.000
Sub Total (Rp)
2.950.000
Total (keseluruhan)
12.480.000
Lampiran 6. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

No
Nama / NIM
Program Studi
Bidang Ilmu
Alokasi waktu (jam/minggu)
Uraian Tugas
1
Heryawan Achmad Ardiansyah / 11-122-010
Budidaya Perikanan
Perikanan
8 jam/minggu
Sebagai ketua, membuat list pekerjaan mingguan, Mengontrol jalannya pelaksanaan penelitian.
2
Khudhori / 11-122-007
Budidaya Perikanan
Perikanan
8 jam/minggu
Sebagai anggota 1, bertanggung jawab dalam hal teksnis penelitian.
3
Sri Lestari / 12-122-011
Budidaya Perikanan
Perikanan
8 jam/minggu
Sebagai anggota 2, bertanggung jawab untuk mendokumentasikan hasil penelitian dan melakukan data tabulasi pekanan serta pelaporan hasil penelitian.





UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA
Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                           : Heryawan Achmad Ardiansyah
Nim                             : 11-122-010
Program Studi             : Budidaya Perikanan
Fakultas                       : Universitas Muhammadiyah Gresik

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-P saya dengan judul :
MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS USAHA PEMBENIHAN IKAN LELE DENGAN PEMBUATAN PAKAN CAKE KERANG HIJAU  
Yang diusulkan tahun anggaran 2013 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut  dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.                                             Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

    Gresik, 01 November 2013                              

Matrei
6000
 
Mengetahui,                                                                            Yang menyatakan,
Pembantu Rektor/Ketua                                                                                                           Bidang Kemahasiswaan,


Harunnur Rosyid, S.T, M.Kom                         Heryawan Achmad Ardiansyah
NIDN. 0716047601                                              Nim. 11.122.010


Tidak ada komentar:

Posting Komentar